Berbisnis dan Memberi

Berbisnis dan MemberiKebanyakan orang akan mengatakan berbisnis dan memberi adalah 2 hal yang tidak bisa disinkronkan. Ketika kita pingin lebih kaya, maka harus banyak berbisnis dan mengurangi memberi. Karena berbisnis itu menjadikan uang masuk, maka menyebabkan kaya, sementara itu memberi menyebabkan uang keluar dan mengurangi harta kita, atau menghambat kita menjadi kaya.

Sebenarnya tidak selalu semacam itu. Berbsinis sebagai sarana untuk mengalirkan uang ke kantong kita memang menjadi sesuatu yang pastinya kita sepakati, tetapi bahwa meberi akan menghambat kekayaan kita perlu dibantah.

Memberi adalah suatu wujud kepedualian social. Kegiatan memberi sering kali bisa memuaskan perasaan kita, karena pada dasarnya manusia itu memiliki sifat belas kasihan. Dengan memberi inilah rasa belas kasihan dapat tersalurkan dan ujung-ujungnya adalah kepuasan batin.

Dengan kepuasan batin, maka pikiran alias otak kita akan menjadi segar. Jika otak kita segar, maka kelelahan selama kita bekerja akan cepat hilang. Semangat kerja juga akan lebih meningkat. Sementara itu orang yang berbisnis dan hasilnya hanya untuk dirinya sendiri, maka dia akan cenderung gelisah dan selalu merasa takut kehilangan harta. Perasaan semacam ini akan menyebabkan kita mudah lelah.

Dengan demikian berbisnis dan memberi sebenarnya bisa dijalankan secara berdampingan. Kita bisa tetap kaya dengan memberi, dan bisa tetap bahagia dengan berbisnis.

========================================================

Iklan: honda makassar murah

========================================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s