Menghitung Keuntungan Bisnis

Menghitung Keuntungan Bisnis

Cara yang paling standar untuk menghitung keuntungan bisnis adalah dengan membuat laporan Laba / rugi perusahaan. Pengusaha-pengusaha tradisional sering menyamakan laba dengan pendapatan, padahal semua itu jelas-jelas berbeda.

Ada juga orang yang menyamakan laba dengan pertambahan kas dalam satu periode tertentu. Ketika uang kas bertambah 5 juta berarti dianggap keuntungannya juga 5 juta.

Keuntungan yang sebenarnya tentu berbeda dengan pendapatan dan beda juga dengan pertambahan kas. Untuk dapat mengetahui laba, pendapatan yang ada masih harus dikurangi dengan berbagai biaya yang muncul, baik biaya yang sudah dibayar, maupun biaya yang belum dibayar. Pertambahan kas juga tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai laba, karena bisa saja kas yang kita terima merupakan utang usaha, karena pekerjaannya belum kita lakukan.

Tentu saja cara yang paling pas untuk menghitung laba dan rugi usaha adalah dengan menghitung semua pendapatan, baik yang kas maupun yang belum dibayar. Lalu menghitung besarnya biaya atau beban, baik yang kas maupun yang masih terhutang. Kemudian jumlah pendapatan tersebut kita kurangi dengan jumlah biaya, maka ketemulah laba usaha kita. Perhitungan seperti ini akan menghindari kerancuan dalam menganggap uang. Hal ini dapat menghindarkan kita dari menganggap semua penerimaan uang sebagai pendapatan, dan menganggap semua pengeluaran uang sebagai biaya.

============================================

Iklan: honda makassar murah

============================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s