Prinsip Harga Pokok Perolehan dalam Akuntansi

Prinsip Harga Pokok Perolehan dalam Akuntansi

Pada saat kita mencatat aktiva dalam sebuah neraca mungkin kita mengalami keragu-raguan untuk mencatat nilai aktiva pada saat ini. Misalkan perusahaan memiliki sebuah rumah yang setahun lalu dibeli dengan harga 100 juta. Berapakan kita harus mencatat nilai rumah saat ini? Bukankah saat ini mungkin rumah itu sudah berharga 110 juta atau bahkan lebih.

Dalam mengatasi hal ini, maka akuntansi memiliki salah satu prinsip dalam pencatatan aktiva. Prinsip tersebut dikenal dengan prinsip harga pokok perolehan. Hal ini artinya setiap aktiva harus kita catat berdasarkan harga pada saat aktiva tersebut diperoleh. Jadi bukan berdasarkan harga yang kita perkirakan saat ini. Harga nya baru berubah kalau sudah dijual dan ternyata laku dengan harga yang berbeda dengan harga perolehannya, maka baru harga pokok perolehannya diganti dengan harga jualnya yang aktual saat ini.

Dengan prinsip harga pokok perolehan ini, maka nilai aktiva yang dimiliki oleh perusahaan tidak akan mengalami perubahan sesuai dengan harga pasaran saat ini. Harga pasar dalam akuntansi masih kalah meyakinkan dibanding harga pokok perolehannya. Harga pasar hanyalah dianggap fluktuasi harga yang setiap saat dapat berubah dan tidak memberikan kepastian sama sekali dalam akuntansi. Sehingga rumah yang kita beli dengan harga 100 juta, maka harganya sampai kapanpun tetap dianggap 100 juta selama rumah tersebut belum dijual.

================================================

Iklan: klik di sini, tempatnya kredit motor Yamaha

================================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s